Cari Blog Ini

Selasa, 01 Desember 2015

Tersesat di Kebun Binatang

Liburan semester kali ini keluarga Lely akan pergi ke kebun binatang Tenjomoyo yang berada di Semarang. Dia merencanakan acara liburan ini dari tahun kemarin. Tahun kemarin dia tidak jadi pergi karena mobil sewaan yang ada di desanya sudah habis di sewa orang. Lely adalah siswa kelas 5 SD N 1 Kalipancur kecamatan Blado, kabupaten Batang. Lely menjadi juara kelas semester ini, jadi ini sekaligus hadiah buat dia. Dia sudah menabung selama setahun ini dan uang hasil tabungannya akan digunakan untuk berwisata ke kebun binatang. Ini adalah hari terakhir dia sekolah dan pengembalian raport karena mulai besok sudah libur panjang setelah ulangan semester. Sambil berjalan pulang Lely dan Dilah berbincang-bincang.
“Wah aku tidak sabar segera liburan dan pergi ke kebun binatang. Kamu mau berlibur kemana Dil?” ujar Lely.
“Aku ingin pergi ke pantai bersama ibu” jawab Dilah.
“Wah  asyik ya ke pantai. Aku juga dulu liburan ke pantai saat aku masih kelas satu” ujar Lely.
“Kamu ternyata juga sudah pernah ke pantai?, wah kamu sudah keman-mana ya” tambah Dilah.
“Iya dong. Aku kan rajin menabung dan aku kuambil sebelum liburan sekolah untuk berwisata” jawab Lely.
“Aku pulang dulu ya Lel, mau siap-siap” ujar Dilah tergesa-gesa.
“Aku juga mau siap-siap, hati-hati ya Dil. Selamat berlibur” tambah Lely.
Lely dan Dilah berpisah di persimpangan dan menuju ke rumah masing-masing. Mereka sama-sama akan berlibur tapi beda tujuan. Lely akan pergi ke kebun binatang dan Dilah berlibur ke pantai. Sesampai di rumah Lely sibuk mempersiapkan keperluan yang akan dibawa berlibur besok. Tas, baju, makan kecil dan lain-lain di persiapkan sebaik mungkin agar tidak ada yang ketinggalan. Ibunya mempersiapkan bekal makanan dan minuman yang akan dibawa.
“Ibu masak apa?” tanya Lely.
“Ibu masak lontong dan ayam goreng buat bekal besok” jawab ibu.
“Hemmm pasti enak sekali” ujar Lely sambil mencium bau ayam goreng.
“Ayo, kamu sudah siapkan semua perlengkapan buat besok?” tanya ibu
“Sudah semua bu, dari tas sampai baju ganti” jawab Lely dengan yakin.
“Kalau begitu sekarang bantu ibu menyiapkan makanannya buat besok” perintah ibu.
“Baik bu” jawab Lely.

Keesokan hari Lely bangun lebih awal daripada ibunya. Dia mandi lebih dahulu setelah itu membangunkan ibunya. Setelah Lely dan ibunya mandi mereka shalat subuh bersama di mushola. Pulang dari mushola Lely tidak menunggu ibunya tapi langsung pulang ke rumah. Lely segera mengganti baju dan menyiapkan barang-barang yang akan di bawa. Dia memindahkan barang-barang tersebut ke depan rumah. Setelah selesai semua dia istirahat dan duduk diantara tas dan barang-barang tersebut. Beberapa saat kemudian ibunya pulang dari mushola.
“Ayo bu, cepat ganti baju terus kita berangkat” seru Lely dengan tidak sabar.
“Sabar, mobilnya aja belum jemput, terus orang-orang yang akan pergi bersama kita juga belum siap semua” jawab ibunya dengan santai.
“Yah ibu, kok nyantai sih” tambah Lely
“Iya-ya ni mau langsung ganti baju” jawab ibunya sambil tersenyum agak meledek Lely.
Beberapa saat kemudian ibunya sudah ganti baju da siap beranngkat. Lely terlihat gelisah karena rombongan belum juga kumpul dan mobil juga belum datang. Satu per satu dia menjemput rombongan wisata di rumahnya masing-masing. Dia pun pulang setelah mondar-mandir menjemput orang-orang agar cepat berangkat dan berkumpul di rumahnya. Satu persatu orang kumpul dan menunggu mobil yang belum datang. Berapa menit setelah rombongan berkumpul mobilpun datang dan mereka berangkat.
Sesampainya di kebun binatang Lely langsung turun dari mobil dan berlarian kesana-kemari. Ibunya yang masih didalam mobil sibuk menurunkan barang-barang. Ibunya memerintakan Lely agar berkumpul dulu dengan rombongan agar tidak tersesat. Saking gembiranya Lely tidak menghiraukan nasehat ibunya. Ibunya masih sibuk dengan barang-barang dan bekal yang dibawa dari rumah. Saat itu kebun binatang penuh dengan pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Lely tidak sadar kalau dia berpisah jauh dari rombongan. Di sisi lain ibunya masih berbincang dengan keluarga lain di tempat pertama kali turun. Kemudian ibu sadar kalau Lely tidak ada di dekatnya lagi. Setelah mengetahuai bawa Lely tidak ada, Ibu langsung mencari ke taman bermain dan berbagai sudut kebun binatang. Sesekali dia bertemu dengan rombongan lain dan meminta tolong membantu mencari Lely.
Panas matahari membuat Lely yang sudah lama bermain merasa capek. Dia sadar bahwa dirinya tersesat dan jauh dari ibunya. Lely mulai bingung dan panik dan berusaha mencari kesana-kemari ibu dan rombongannya. Setelah lama mencari dan dia tidak menemukan ibu ataupun rombongannya, Lely pun menangis karena bingung. Setelah lama dia menangis di antara kerumunan orang kemudian Lely di tolong petugas keamanan. Lely dibawa ke sekertariat kebun binatang dan di tanya nama dan asal dia. Setelah Leli memberikan informasi tentang identitasnya, petugas keamanan mengumumkan pada pengunjung melalui pengeras suara. Petugas membacakan nama dan asal Lely serta ciri-ciri pakaian yang dikenakan.
Ibunya segera menuju ke sumber suara atau pusat informasi setelah mendengarkan informasi tersebut. Sesampainya di sekertariat ibu menangis haru karena menemukan kembali Lely. Ibu kemudian menasehati Lely agar tidak berpisah lagi dengannya.
Liburan kali ini tidak hanya menyenangkan akan tetapi menegangkan sekaligus memberikan pembelajaran pada Lely agar lain kali tidak meninggalkan rombongan lagi.

5 Penyakit Akibat Kekurangan Sinar Matahari

Tahukah kalian bahwa sinar matahari pagi dapat memberikan vitamin D pada tubuh manusia? Oleh karean itu, jika kalian jarang terkena paparan ...